KAMPUNG BARU – Kelurahan Kampung Baru secara resmi menerima kunjungan rombongan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka penelitian lapangan terkait kekayaan budaya, dinamika kultur sosial, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kelurahan Kampung Baru.
Kehadiran para mahasiswa tersebut disambut hangat oleh pihak kelurahan yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kelurahan Kampung Baru, Kadek Purnawan, SH. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini menjadi ajang diskusi awal mengenai potensi-potensi lokal yang akan digali oleh tim peneliti.
Fokus Penelitian: Dari Sejarah hingga Ekonomi Kreatif
Dalam sambutannya, Kadek Purnawan menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kelurahan Kampung Baru sebagai lokus penelitian bagi mahasiswa salah satu universitas terbaik di Indonesia tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan siap mendukung penuh proses pendataan dan wawancara yang diperlukan.
“Kami sangat terbuka bagi para akademisi yang ingin mengkaji lebih dalam mengenai kelurahan kami. Kampung Baru memiliki karakteristik kultur yang unik serta sektor UMKM yang sedang berkembang. Semoga hasil penelitian ini nantinya dapat memberikan masukan positif bagi pembangunan wilayah kami,” ujar Kadek Purnawan, SH.
Adapun fokus utama penelitian mahasiswa FIB Undip ini meliputi:
Kajian Budaya dan Kultur: Memotret akulturasi dan kearifan lokal yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Pemetaan UMKM: Menganalisis strategi berkelanjutan dan pengembangan produk unggulan lokal dalam menghadapi pasar digital.
Interaksi Sosial: Melihat bagaimana struktur pemerintahan kelurahan mendukung integrasi sosial warga.
Dukungan Data dan Lapangan
Selama masa penelitian, para mahasiswa akan didampingi untuk turun langsung ke lapangan guna berinteraksi dengan tokoh, masyarakat pelaku usaha, serta perangkat kelurahan. Keterlibatan aktif pihak kelurahan diharapkan dapat mempermudah akses informasi yang akurat bagi para peneliti.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat untuk memenuhi tugas akademik bagi mahasiswa, tetapi juga menciptakan sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam memajukan potensi daerah ke tingkat nasional. (-sys-)