KAMPUNG BARU – Sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi luapan air dan meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali menggelar sosialisasi terkait rencana perbaikan drainase di wilayah Kelurahan Kampung Baru, Buleleng. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Lurah Kampung Baru pada hari ini (21/05).
Fokus utama perbaikan ini menyasar kawasan perbatasan antara Kelurahan Kampung Baru dengan Kelurahan Banyuning, yang selama ini dinilai memerlukan penanganan intensif pada sistem saluran airnya.
Tim kedatangan dari Dinas PU Provinsi Bali diterima langsung oleh Lurah Kampung Baru. Dalam sambutannya, Lurah Kampung Baru menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap proyek fisik ini, mengingat perbaikan drainase tersebut sudah sangat dinantikan oleh warga setempat untuk meminimalisir potensi meluapnya air pada musim hujan.
“Kami menyambut baik gerakan cepat dari Pemerintah Provinsi Bali. Sinergi antara pemerintah, pihak ketiga, dan perangkat lingkungan sangat penting agar proyek ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” ujar Lurah Kampung Baru.
Selain pihak kelurahan dan Dinas PU, agenda sosialisasi ini juga dihadiri oleh pihak-pihak kunci yang akan mengawal jalannya proyek, antara lain:
Kontraktor Pelaksana (pihak yang menangani teknis pembangunan).
Tim Pengawas Lapangan (untuk memastikan kualitas pengerjaan sesuai standar).
Kepala Lingkungan (Kaling) dari tiga wilayah yang terdampak langsung oleh perbaikan.
Berdasarkan pemetaan teknis, pengerjaan drainase ini akan menyentuh tiga lokasi strategis di Kelurahan Kampung Baru. Kehadiran para Kepala Lingkungan dalam sosialisasi ini bertujuan agar mereka dapat meneruskan informasi secara detail kepada warga di wilayahnya masing-masing.
Tiga lingkungan tersebut meliputi:
Lingkungan Sekar Sari
Lingkungan Widyasari
Lingkungan Kebon Sari
Proyek perbaikan drainase ini dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada awal Juni 2026 . Melalui sosialisasi ini, pihak kontraktor dan pengawas berharap masyarakat di sekitar lokasi proyek dapat memaklumi jika nantinya terjadi sedikit gangguan aktivitas atau kenyamanan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.
Dengan adanya perbaikan infrastruktur ini, diharapkan sistem pembuangan air di perbatasan Kampung Baru dan Banyuning menjadi lebih optimal, bersih, dan bebas dari ancaman banjir banjir musiman. (-sys-)